Survei Kebudayaan 2022. Masyarakat Nilai Budaya Indonesia Harus Dipertahankan

0
23

Kebudayaan lokal Indonesia dinilai masyarakat berperan penting dalam pembangunan Indonesia ke depannya. Budaya-budaya yang sudah ada di setiap wilayah di Indonesia harus menjadi Identitas Kebudayaan Indonesia yang tangguh untuk sukses mendapatkan keemasan bangsa di tahun 2045.

Hal itu terungkap dari Presentasi hasil Survei Kebudayaan 2022 yang diselenggarakan oleh Yayasan Pusat Kebudayaan Minangkabau (YPKM), Padang. Tanggal 5 September 2022, di Hotel Santika Premiere, Padang. Survei itu sendiri merupakan rangkaian dari kegiatan Kongres Kebudayaan 2022

Survei yang dipresentasikan merupakan hasil dari tim survei yang diketuai oleh Dr. Asrinaldi, M.Si, yang juga anggota Badan Pekerja Kongres Kebudayaan 2022, dari tanggal 13-19 April 2022 secara online. Survey dilakukan terhadap 1.200 responden masyarakat Indonesia yang berdomisili mulai dari Aceh sampai dengan Papua.

Menurut Yudi Latif, cendikiawan yang menjadi salah satu pembahas dalam survei itu menunjukan Pancasila menjadi alat pemersatu bangsa, walaupun masyarakat tetap menilai budaya lokal bernilai penting dalam pembangunan

“Kita tidak perlu takut terhadap perbedaan. Karena perbedaan itu bernilai sebagai sebuah kekuatan,” sebut tokoh yang pernah menjadi Kepala Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila itu.

Dalam survei disebutkannya terkonfirmasi perkembangan teknologi belum dimanfaatkan untuk hal yang baik bagi masyarakat. Ia juga mengusulkan nilai nilai kebudayaan yang perlu dijaga di tengah masyarakat adalah yang meningkatkan mutu kemanusiaan, keadaban dan persatuan. “Untuk merawatnya perlu kontiniu, konfurgen dan konektifitas,” jelasnya

Hal yang sama juga disampaikan oleh Prof. Nursyirwan Effendi dalam hasil survei juga terungkap bahwa budaya global tidak memberikan pengaruh yang kuat terhadap kemajuan bangsa. Antropolog dari Universitas Andalas itu juga memberikan tajuk hasil survei sebagai mengubah kebudayan sebagai kekuatan bangsa menuju Indonesia emas 2045

“Pembangunan kebudayaan sebagai modal utama kemajuan bangsa tahun 2045,” terangnya.

Acara presentasi hasil survei hari ini merupakan rangkaian kegiatan untuk menuju acara puncak yaitu Kongres Kebudayaan 2022: Menuju Indonesia emas 2045. Kongres nanti akan diselenggarakan sebagai wujud dari program dari Yayasan Pusat Kebudayaan Minangkabau, dibawah ketua Dewan Pembina, Irman Gusman.

Kongres Kebudayaan yang akan dihelat direncanakan pada bulan Desember 2045, akan membicarakan, membahas dan merumuskan peran Kebudayaan Indonesia membentuk karakter bangsa guna mencapai tahun emas 2045.