Sunday, September 25, 2022
Catatan Pementasan Teater Saf-Indonesiana 2018 Membaca “respons teatrikal terhadap silek”, tema yang diangkat dalam rangkaian Silek Arts Festival (SAF)-Platform Indonesiana yang dilaksanakan pada 19-22 November 2018 di ISI Padang Panjang, menghadirkan 7 kelompok seni...
Oleh : Drs. Mid Jamal Silat Minang telah memiliki dan dikembangkan oleh salah seorang penasehat Sultan Sri Maharaja Diraja yang bernama “Datuk Suri Diraja” ; dipanggilkan dengan “Ninik Datuk Suri Diraja” oleh anak-cucu sekarang.

Silek dan Budaya Minangkabau

0
Oleh: H Muslim Kasim Ak MM Datuk Sinaro Basa Silat atau silek tak bisa dilepaskan dari lelaki Minangkabau. Orang Minang gemar merantau memang. Sebelum merantau ia tak membekali anak atau kemanakannya dengan uang yang...
Silek Minangkabau atau silat Minangkabau merupakan seni olahraga bela diri yang tumbuh dan berkembang di wilayah Minangkabau sejak dahulu kala. Silek bagi anak Minang merupakan jati diri, yang melekat dalam keseharian mereka, terutama bagi kaum lelakinya. Tetapi bukan tabu...
Para tuo silek mengatakan jiko mamancak di galanggang, kalau basilek di muko musuah (jika melakukan tarian pencak di gelanggang, sedangkan jika bersilat untuk menghadapi musuh). Oleh sebab itu para tuo silek (guru besar) jarang ada yang mau mempertontonkan keahlian...

Sejarah Silek Minangkabau

1
Pendiri silek (Silat) di Minangkabau adalah Datuak Suri Dirajo, Penasehat Kerajaan Minangkabau waktu itu. Ia juga memiliki empat pengawal kerajaan Minangkabau berjuluk Kambiang Utan, Harimau Campo, Kuciang Siam, dan Anjiang Mualim. Datuak Suri Dirajo diperkirakan mendirikan sasaran silek pada tahun...
Sedangkan demi keawetan Adat itu dan keharmonisannya sehingga dapat memberikan kesegaran baru, sebagai sesuatu yang terakumulasi dalam jiwa raga seorang anak kemenakan Minangkabau, maka adat mengharuskan untuk bacamin ka telapak tangan, bertindak melakukan introspeksi diri tidak saja ke dalam...
Bialah urang batanam buluah kito batanam padi juo bialah urang badandam musuah kito batanam budi juo Kalau kito batanam padi sananglah makan adiek baradiek Kalau kito batanam budi urang nan jaek manjadi baiek Ini pulalah yang diisyaratkan falsafah Adat Alam Minangkabau dengan adagiumnya yang menyatakan : sawah...
Sungguahpun bak pimpiang di lereang kumari condong dipupuik ribuik Walaupun kumari tagendeang pungkam tunggua pantang tabubuik Sekarang, yang beralih itu adalah zamannya, yang bertukar itu adalah lembaganya, lembaga adatnya, lembaga pendidikannya, lembaga tapiannya, lembaga pamedanannya, lembaga sasarannya, namun esensi dasar pendidikan dan pengajaran,...
Itulah sebabnya orang-orang tua kita mengatakan apuihlah malu. Apakah malu itu? Malu, adalah arang nan tacoreang di kaniang. Rupanya malu itu tercermin pada wajah di keningnya sendiri, yang tak bisa disembunyikan, nan indak bisa disuruak-suruak-an. Format yang sudah melalui...

Upcoming Events

Berita